Bukan mudah untuk menjadi seorang kaunselor. Kaunselor haruslah memiliki sifat-sifat seperti hormat dan terima tanpa syarat (respect & unconditional positive regards), kasih sayang (love), empati (kebolehan merasai apa yang dirasai oleh klien) dan genuin (jujur dan ikhlas) membantu klien dalam perhubungan yang teraputik.
Kaunselor sudah tentunya seorang guru kerana dialah model untuk diikuti dan dicontohi oleh klien dengan sifat peribadi mulianya. Kaunselor boleh jadi mungkin seorang mudarris, muallim, muaddib, murabbi dan mursyid.

Kaunselor juga akan bergerak bersama dengan kliennya dalam proses perkembangan yang dilalui yang mana ianya akan memberikan pengalaman kepada klien. Jika kaunselor berkesan, maka akan mendatangkan hasil atau outcome yang baik juga. Wallahua'lam.

Pages

NUKILAN HATI

Semoga ilmu yang dikongsi bermanfaat. Sesungguhnya, apa yang kurang itu adalah berpunca daripada kelemahanku sebagai manusia. Yang hebat itu datangnya dari Allah.

TAWAN HATI DAN SENTUH JIWA PELAJAR

TAWAN HATI DAN SENTUH JIWA PELAJAR

MENCARI SESUATU???

Wednesday, June 1, 2011

MOTIVASI BUAT YANG BERGELAR WANITA :10 wasiat Rasulullah kepada PUTERInya


  1. Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan derajat wanita itu.
  2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikana dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah
  3. Ya Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu org yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang
  4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
  1. Ya Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhoaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridho kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah
  2. Ya Fathimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikitpun. Didalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman sorga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
  3. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.
  4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
  5. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wannita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
  6. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki janggut dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari sungai2 sorga. Allah mempermudah sakaratul-maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman sorga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal-mustaqim dengan selamat.

"perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai sholat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami." (HR.Ibnu Hibbab dari Abu Hurairah)

sumber : milist ek2003

No comments:

Post a Comment